Does Indonesian Government have guts over Malaysia?
Perairan Ambalat kembali menuai permusuhan. Kapal Malaysia memasuki wilayah tersebut tanpa izin. Indonesia cuma bisa memperingatkan agar kapal tersebut menjauhi wilayah itu. Sayang sekali… Padahal Indonesia bisa saja menembak kapal itu karena jelas-jelas Malaysia melanggar batas perairan.
Hari ini pun terjadi kasus yang menarik pihak Malaysia dan Indonesia. Kasus Manohara yang katanya disiksa di Istana Kelantan, Malaysia itu ternyata benar. Manohara akhirnya bisa selamat pulang kembali ke Indonesia berkat bantuan polisi Singapura dan kedutaan AS di Singapura. Where is our government? Don’t know… Seperti dikutip Silet, Manohara menyesalkan lambatnya pihak Kedutaan Indonesia di Malaysia atas kasus yang terjadi pada dirinya.
Sepertinya kedua kasus tersebut mengindikasikan bahwa pemerintah Indonesia kurang peduli pada warga dan wilayahnya. No sense of self-belonging, kalau kata orang. Sudah banyak terjadi di sana-sini di mana TKI yang bekerja di Malaysia mendapat perlakuan kasar, tapi pemerintah Indonesia kurang sigap membela hak-hak TKI tersebut. Kedua kasus di atas pun semakin menegaskan bahwa pemerintah Indonesia seharusnya lebih sigap. Jangan mau diobrak-abrik Malaysia. Bung Karno aja sanggup, masa pemerintah yang sekarang takut?? Apalagi kita adalah pihak yang benar. Ayo, Indonesiaku! Bangkit dan jangan takut!
No comments yet.

